Explorer Reborn Sebagai Sibolang
By tukang | February 27, 2008
Waktu lihat-lihat http://slackware.com, beberapa bulan yang lalu sebenarnya sudah ada keinginan untuk migrasi server slack 10.2 dengan versi 12. Berarti harus backup data sulu biar tidak hilang sia-sia. Apalagi setelah diperiksa, wah lumayan banyak juga data dan config yang mesti di backup. Rata-rata program saya install via source jadi makin ribet. Karena masih males backup keinginan untuk migrasi dipending dulu sampai waktu berbulan-bulan.
Sampai akhirnya beberapa hari yang lalu tiba-tiba si explorer tidak terdeteksi reply oleh ping. Restart fisik beberapa kali tetap tidak mau Up. Akhirnya ambil keyboard sama monitor, wee… lhadalah ada messages salah satunya “kernelpanic…..” kekkekekke, kata yang bikin lemes bagi saya. Alamat harus install ulang, setelah berusaha untuk booting dan oprek sana-sini ya sudahlah menyerah akhirnya beli cd blank lalu burning slackware 12.0. Singkat cerita Install ulang dilalui dengan sukses.
root@sibolang:/# uname -a
Linux sibolang 2.6.21.5 #2 Tue Jun 19 15:22:48 CDT 2007 i686 Pentium II (Deschutes) GenuineIntel GNU/Linux
Apa sih sebenarnya explorer dan Sibolang..??? mengapa mereka begitu berarti bagi saya?? Explorer/Sibolang adalah sebuah komputer “server-serveran”, Dilihat dari spec-nya memang bukan komputer dengan spec server atau spec yang nggilani. Prosesornya saja cuma PII 333, Ram 128M, HD 6 G. Dia hanyalah komputer “bekas” di kantor yang sudah tidak layak lagi jadi server daripada ditaruh gudang saya install linux saja buat belajar, setelah cukup lama banyak juga data dan config yang sudah tersimpan disitu, yang akhirnya lenyap
hik..hik..hik. Explorer inspirasinya dari Serial TV anak-anak kesukaan keponakan saya “Dora The Explorer”, karena sering mendampingi keponakan nonton Dora jadi tertarik juga dengan ceritanya. Cukup mendidik dan bisa dijadikan tontonan (menurut saya lho). Anak penjelajah yang selalu berusaha mencari solusi setiap ada masalah. Nah itulah mengapa saya namakan explorer, komputer yang saya jadikan eksperimen penjelajahan dunia pengetahuan,menyingkap tabir kegelapan dunia kebodohan ( Weleh kayak pendekar syair berdarah wae…..!). Nah mengapa saya ganti menjadi Sibolang…?? bukan berarti filosofi Dora The explorer sudah tidak relevan lagi, tetapi sekedar mengikuti trend, di TV saya sekarang lebih suka nonton sibolang keponakan saya juga sudah tidak begitu suka Dora, mungkin sudah jenuh karena sudah diputar berulang-ulang. Selain itu nama sibolang ( Si Bocah Petualang) lebih Indonesia, lebih membumi dan latar belakangnya lebih natural dan mengingatkan saya waktu kecil. He..he..he. Saya punya harapan anak saya kelak lebih menyukai aktivitas kayak Si Bolang daripada nongkrong di depan TV seharian. Ayoo Nakkk, apakah engkau akan meneruskan jejak ayahmu…?? Bersama Zaki bin Bimosaurus ,Alwi bin Sihabudin , Farel Bin Agus Ivan, xx bin Endy Herinowo, yy bin Ricky Setiadi, zz bin Danithok ????
Selamat datang Si Bolang………
Posting Yang Berhubungan:
Topics: linux | 4 Comments »


March 5th, 2008 at 12:33 am
wb om bolang
Reply
March 5th, 2008 at 8:44 am
WB itu apa ya..??? He..he…he. Wabarakatuh -kah..???
Reply
July 23rd, 2008 at 12:09 am
kekekek dadi kelingan komputer neng kostmu kae lho gun sek pas awakmu kost neng pogung
never ending learnig wes …
Reply
ami Reply:
November 27th, 2008 at 3:03 pm
waaah apiiiiik tenan idemu, timbang mikir sing not-not ya lebih baik aluwung gitu kreatif alias kere aktif ta, ya pa ra? sing nulis iki wong plembang lho…..kota pempek
Reply