<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
		>
<channel>
	<title>Comments on: Eksistensi Diri</title>
	<atom:link href="http://tukangsapu.web.id/opini/eksistensi-diri.html/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://tukangsapu.web.id/artikel/opini/eksistensi-diri.html</link>
	<description>Tukang sapu web Id, knowledge sharing, IT sharing, Web, Blog, Theme</description>
	<lastBuildDate>Wed, 01 Feb 2012 08:19:59 +0000</lastBuildDate>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.2.1</generator>
	<item>
		<title>By: mazdhan</title>
		<link>http://tukangsapu.web.id/artikel/opini/eksistensi-diri.html/comment-page-1#comment-2596</link>
		<dc:creator>mazdhan</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 14 Jun 2011 08:42:27 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://tukangsapu.web.id/?p=32#comment-2596</guid>
		<description>siang mas,
mau tanya donk,
akhir&quot; ini saya coba cari&quot; pengertian tentang Eksistensi Kontraproduktif...
hehehehe tolong bantu yah...
thanks</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>siang mas,<br />
mau tanya donk,<br />
akhir&#8221; ini saya coba cari&#8221; pengertian tentang Eksistensi Kontraproduktif&#8230;<br />
hehehehe tolong bantu yah&#8230;<br />
thanks</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Tukang</title>
		<link>http://tukangsapu.web.id/artikel/opini/eksistensi-diri.html/comment-page-1#comment-79</link>
		<dc:creator>Tukang</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 10 Apr 2008 07:54:24 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://tukangsapu.web.id/?p=32#comment-79</guid>
		<description>Weleh Mas , Saya jadi malu. Ini semua jauh dari standard penulisan yang baik. Semua hanyalah uneg-uneg hati yang saya ungkapkan secara spontan. Yang menarik bagi saya justru Mas Totok adalah sosok manusia yang telah diakui eksistensinya tanpa planing untuk mengejar eksistensi itu sendiri, tapi kualitas diri yang lahir dari sikap dan tindakan yang dilandasi oleh idealisme yang tinggi. Meski idealis itu tidak pernah bisa sama dengan realitas tetapi idealitas merupakan sesuatu patokan yang meski dijadikan rujukan dalam kita bekerja.

Sedikit banyak saya akan belajar untuk selalu bersikap,bekerja dan bertindak secara idealis meskipun kadang realitas memaksa saya untuk berkompromi menyimpang dari idealitas. Dengan begitu eksistensi diri kita benar-benar diakui karena kualitas diri yang baik dan eksistensi yang sesungguhnya bukan eksistensi semu.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Weleh Mas , Saya jadi malu. Ini semua jauh dari standard penulisan yang baik. Semua hanyalah uneg-uneg hati yang saya ungkapkan secara spontan. Yang menarik bagi saya justru Mas Totok adalah sosok manusia yang telah diakui eksistensinya tanpa planing untuk mengejar eksistensi itu sendiri, tapi kualitas diri yang lahir dari sikap dan tindakan yang dilandasi oleh idealisme yang tinggi. Meski idealis itu tidak pernah bisa sama dengan realitas tetapi idealitas merupakan sesuatu patokan yang meski dijadikan rujukan dalam kita bekerja.</p>
<p>Sedikit banyak saya akan belajar untuk selalu bersikap,bekerja dan bertindak secara idealis meskipun kadang realitas memaksa saya untuk berkompromi menyimpang dari idealitas. Dengan begitu eksistensi diri kita benar-benar diakui karena kualitas diri yang baik dan eksistensi yang sesungguhnya bukan eksistensi semu.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>

